Kendati dikurung terus nyaris sepanjang laga, Manchester United akhirnya berhasil meraih kemenangan. Pasukan Sir Alex Ferguson itu menekuk Valencia 1-0 berkat gol Javier 'Chicharito' Hernandez.
Dari catatan yang dilansir Soccernet, Valencia memenangi penguasaan bola 54:46. El Che juga lebih banyak melepaskan tendangan, yakni sebanyak 10 kali, sementara The Red Devils hanya delapan kali.
Tapi dominasi Valencia runtuh ketika Chicharito membobol jala Cesar di menit 85. Gol itu pun menjadi satu-satunya gol dalam laga ini sekaligus menjadi gol kemenangan MU.
Berkat hasil ini, MU memimpin klasemen sementara Grup C dengan nilai 4, sedangkan Valencia ada di posisi tiga dengan koleksi nilai 3. Posisi dua gup ini ditempati oleh Glasgow Rangers yang di saat bersamaan menang 1-0 atas Bursaspor.
Jalannya Pertandingan
Pada pertandingan yang dihelat di Stadion Mestalla, Kamis (30/9/2010) dinihari WIB, Valencia langsung tampil menggebrak dan menekan pertahanan MU.
Pada menit 15, sebuah umpan silang dari sisi kiri gagal dihalau oleh Edwin Van der Sar. Bola disundul oleh Roberto Soldado, dan gawang sudah tanpa pengawal, tapi melambung di atas mistar.
Di menit 33, Pablo mengirimkan umpan dari sisi kanan. Bola kembali gagal dihalau pertahanan MU. Sial bagi Valencia, Juan Mata dan Soldado yang ada di tiang jauh gagal menjangkau bola juga.
Sementara itu di kubu 'Setan Merah', tak tampilnya sejumlah pemain utama membuat serangan mereka mandek. Tak banyak bola dialirkan kepada Dimitar Berbatov yang berperan sebagai penyerang tunggal. Lini tengah yang digalang Nani, Michael Carrick dan Darren Fletcher pun kerap kehilangan bola.
Dominasi Valencia masih berlanjut di babak kedua dan mereka kembali menciptakan sejumlah peluang. Beberapa umpan silang dari kedua sisi sayap sempat membuat pertahanan MU ketar-ketir.
Pada menit 73, Soldado mendapatkan sebuah umpan dari sisi lapangan. Ia menyambutnya dengan sundulan, tapi bola masih melebar di sisi gawang Van der Sar.
Tiga menit berselang, giliran Manuel Fernandes yang mendapatkan kesempatan emas. Sial bagi gelandang asal Portugal ini, tendangan kerasnya masih bisa ditepis Van der Sar.
Tapi MU bangkit memasuki 10 menit terakhir pertandingan. Masuknya Federico Macheda dan Chicharito, menggantikan Berbatov dan Anderson, membuat lini serang mendapatkan suntikan darah segar. Dan terbukti, mereka berdualah yang berperan dalam terciptanya gol.
Sebuah operan Macheda dari sisi kanan, diterima Chicharito dengan kaki kiri. Dengan kecepatannya, pemain asal Meksiko itu kemudian melepaskan tendangan di tengah kawalan ketat dua bek Valencia. Tendangan keras kaki kirinya kemudian menghujam gawang Cesar.
Gol di menit 85 tersebut pun membuat pendukung MU lega. Tiga poin akhirnya berhasil diraih usai diserang habis-habisan di sepanjang laga.(detiksport)
Susunan Pemain:
Valencia: Cesar, David Navarro, Hedwiges Maduro, Jeremy Mathieu, Miguel, Alberto Costa (Manuel Fernandes 74), David Albelda (Mehmet Topal 86), Juan Mata, Pablo, Roberto Soldado, Alejandro Dominguez (Aritz Aduriz 59).
Manchester United: Edwin Van der Sar, Nemanja Vidic, Rio Ferdinand, Patrice Evra, Rafael da Silva (John O'Shea 90), Michael Carrick, Anderson (Javier Hernandez 77), Darren Fletcher, Park Ji-Sung, Nani, Dimitar Berbatov (Federico Macheda 85).
Showing posts with label review lc. Show all posts
Showing posts with label review lc. Show all posts
Wednesday, September 29, 2010
Wednesday, September 15, 2010
LIGA CHAMPION (1) : Manchester United vs Glasgow Rangers (0-0)
Manchester United mengawali laga penyisihan Grup C Liga Champions dengan bermain tanpa gol, saat menjamu Rangers di Old Trafford.
Setan Merah menguasai hampir seluruh waktu pertandingan, tapi tak banyak memiliki peluang. Rangers bertahan dengan sepuluh pemain, dan berupaya memainkan serangan balik.
MU menguasi laga sejak menit pertama, dan berupaya melakukan penetrasi melalui kecepatan Wayne Rooney, Antonio Valencia, dan Hernandez. Upaya itu nyaris membuahkan hasil ketika Valencia menaklukan dua pemain belakang Rangers, membawa bola, dan menciptakan situasi berbahaya di kotak penalti lawan.
Setelah itu, sampai menit ke-20, MU masih menguasai pertandingan. Namun tidak ada lagi pentrasi. Rangers bertahan dengan sepuluh pemain, dan mencoba mengalahkan Setan Merah dengan serangan balik.
Hernandez tidak banyak mendapatkan suplai bola. Rooney kesulitan melakukan set piece di untuk mencapai kotak penalti. Semua itu berlangsung dari menit ke menit.
Memasuki 15 menit terakhir, MU mencoba mencetak gol lewat tembakan dari luar kotak penalti. Darron Gibson memiliki tiga kesempatan; satu ditangkap penjaga gawang Allan McGregor, dua lainnya melenceng.
Ia juga sering bertukar posisi dengan Fabio, yang mencoba menggunakan kecepatannya untuk melakukan penetrasi.
Strategi serangan balik Rangers juga tidak berjalan. Ketika mereka berupaya memainkan gola di lini tengah, hampir selalu saja berakhir dengan kesalahan passing. Akibatnya, penjaga gawang Tomasz Kuszczak ngganggur sepanjang babak pertama.
MU sedikit melakukan perubahan. Mereka berupaya menyerang dari kedua sayap, untuk membuka ruang di tengah pertahanan Rangers.
Upaya Valencia menerobos sisi kiri pertahanan Rangers juga kerap menemui kegagalan. Terakhir, menit ke-58, upayanya melewati Kirk Broadfoot berakhir fatal.
Broadfoot melakukan sliding tackle, yang memaksa Valencia keluar lapangan dengan tandu. Ryan Giggs menggantikannya.
MU terus menyerang, sampai akhirnya Darren Fletcher memperoleh kesempatan terbaik. Ia menerima bola lambung di kotak penalti, tapi setelah bola dikuasai tak punya ruang tembak sama sekali.
Lini belakang Rangers, yang dikoordinir David Weir dengan cepat menutup. Weir adalah pemain tertua dalam pertandingan itu. Usianya telah memasuki 41 tahun.
Masuknya Michael Owen, menggantikan Park Ji-sung, juga tidak mengubah keadaan. Begitu pula pergantian Fabio dengan Johny Evans.
Gibson memperoleh peluang lagi lewat tembakan jarak jauh, tapi bolanya melambung.
Rangers mencoba keluar menyerang memasuki menit-menit akhir, tapi mereka selalu gugup ketika menguasai bola. Meski demikian mereka masih sempat melepas tiga tembakan ke arah gawang MU.
Memasuki injury time, Giggs diganjal di kotak penalti. Ia ngotot meminta hadiah penalti, tapi wasit memberinya kartu kuning. (GOAL)
Subscribe to:
Posts (Atom)
.jpg)